Minggu, 24 Maret 2019

Letak Kebahagiaan, disini (hati) Adanya

Kebahagiaan merupakan harapan bagi setiap insan yang memiliki kehidupan. Tanpa kebahagiaan, hidup seorang insan pun terasa hambar. Karena tujuan hidup memang untuk bahagia, bukan derita.

Sayangnya, kita mungkin memahami bahwa bahagia itu dimulai dari harta, tahta, dan wanita. Kita beranggapan, bila memiliki ketiganya, kebahagiaan kita sempurna. Dan merasa bahwa kitalah yang paling jaya dan paling bahagia.

Padahal, kebahagiaan bukan bersumber dari ketiga faktor di atas. Bahagia terjadi ketika hati (qalbu) kita senantiasa merasa sejuk, tenang, dan tenteram. Toh banyak kan, mereka yang punya tahta, hati mereka tak bahagia? Toh banyak juga mereka yang ounya harta berlimpah tidurnya tak tenang karena khawatir hartanya di rampas? Toh banyak juga mungkin mereka yang punya pasangan yang cantik jelita, mereka tetap saja merasa gundah gulana?

Ya, karena bisa jadi selama ini kita salah mendefinisikan kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu yang apabila kita rasakan kita merasakan ketenangan, ketenteraman, dan kesejukan. Itu semua sumbernya dari hati kita.

Ketika hati tenang, tenteram, dan sejuk, yakinlah bahwa kita akan selalu merasa bahagia, meski hidup yang kita jalani memang tak mudah. Tuhan menitipkan hati untuk meresapi apa yang ada. Termasuk untuk mengingat sang pencipta.

Pada akhirnya, kebahagiaan hanya bisa dicapai, bila kita mensyukuri apa yang diberikan Tuhan, dan hati yang penuh dengan kesejukan, bukan kebencian, bukan keegoisan, bukan kemunafikan.

Semoga, kita senantiasa menjadi insan yang berbahagia dalam hidup kita. Sehingga nilai-nilai kehidupan dapat kita rasakan, yaitu bahwa bagaimana kita mau membahagian orang lain, bila kita sendiri tidak berbahagia.


Salam bahagia,

Ilmawan Syah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Golput Adalah Pilihan, Pilihan Bukanlah Golput

Belum menentukan pilihan atau bahkan tidak memilih sebetulnya adalah pilihan personal tiap individu. Kebingungan dalam menentukan pili...